Cara Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak
Membaca

Cara Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak

Saya bersyukur, mempunyai ibu yang walaupun tak membelikan saya buku bacaan, tapi beliau selalu membawakan banyak buku yang dipinjam dari sekolah. Tak hanya sekadar membawakannya saja. Setiap malam, sebelum tidur, ibu pun membacakannya untuk kami, aku dan kakakku.

Mengapa begitu? Karena jika ibu tak membacakannya, jelas aku belum bisa membacanya sendiri. Aku masih balita, yang kalau bicara pun kadang meracau ke mana-mana. Namun, karena kebiasaan ibu membacakan cerita sebelum tidur, aku pun semakin tertantang untuk belajar membaca.

Sampai saat ini, dua cerita yang paling kuingat adalah cerita tentang cacing Uli dan Aska yang bisa menyebabkan cacingan, serta adik-kakak yang salah satunya ditelan bulat-bulat oleh ular, namun akhirnya bisa diselamatkan.

Cara Menumbuhkan Minat Baca Sedari Dini

Nah, berkaca dari pengalaman saya sewaktu kecil. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dilakukan ketika kita ingin menumbuhkan minat baca pada anak, adalah sebagai berikut!

  1. Sediakan Buku Bacaan

    Hal yang pertama harus dilakukan untuk menumbuhkan minat baca pada anak adalah menyediakan buku bacaan di rumah. Mau itu buku bergambar, komik, cerita anak, dan lainnya yang sejenis dan halamannya tidak terlalu tebal.

    Lalu, susunlah buku tersebut pada sebuah rak ataupun keranjang yang bisa dijangkau dengan mudah oleh anak.

  2. Ajak Anak untuk Membaca Bersama

    Jika anak belum tertarik dengan kehadiran buku-buku tersebut, maka kita bisa mengajak anak untuk melakukan aktivitas membaca bersama. Karena seperti yang kita ketahui, anak-anak, terutama balita, cenderung meniru apa yang dilakukan oleh kita selaku orang dewasa.

    Maka dari itu, jika ingin anak menyukai buku bacaan, maka kita harus terlihat sering membaca juga.

  3. Bacakan Buku Sebelum Tidur

    Seperti pengalaman sewaktu kecil yang saya ceritakan di awal, membacakan buku sebelum tidur bisa menjadi salah satu cara menumbuhkan minat baca pada anak sedari dini. Sebab, ketika kita membacakan buku untuk mereka, mereka akan antusias untuk menyimak.

    Terutama untuk buku bacaan yang memang minim gambar. Meluangkan waktu untuk membacakan cerita sebelum tidur pun bisa memperkuat bonding dengan anak. Bahkan tidak menutup kemungkinan, kelak anak akan lebih mudah atau tak segan untuk bercerita pada orang tuanya.

  4. Membeli Buku Bersama

    Walaupun buku di rumah sudah banyak, jika kita memiliki uang lebih atau budget untuk membeli buku lagi, maka, cobalah untuk mengajak serta si kecil untuk membeli buku bersama. Entah itu melalui toko buku ataupun online.

    Bebaskan anak untuk memilih buku bacaan yang cocok untuk usianya. Setidaknya, hal tersebut bisa menjadi pupuk atau pondasi awal jika anak menyukai buku tersebut. Jika sudah memilih sendiri dan menyukainya, umumnya anak akan merasa penasaran dengan isinya.

  5. Ceritakan Isi Buku yang Telah Dibaca

    Langkah terakhir yang bisa dicoba untuk menumbuhkan minat baca, adalah menceritakan isi buku yang telah dibaca. Biasanya anak akan antusias menyimak isi dari buku yang telah dibaca atau diceritakan oleh orang dewasa. Hal ini pun akan memperlancar kita berkomunikasi dengan mereka

    Kemudian, mereka akan menceritakannya kembali kepada siapa saja yang mereka kehendaki. Seperti saya dulu, sangat senang membaca kembali dengan keras ketika ada yang berbelanja ke warung milik ibu.

Seperti halnya bisa karena biasa, membaca pun begitu. Harus dibiasakan terlebih dahulu. Jangan sampai, kita hanya fokus menyediakan buku bacaannya, namun tak mengenalkan anak bagaimana serunya membaca, dan mencintai buku bacaan.

Namun, jika pada akhirnya si kecil tak suka membaca, maka, lebih baik jangan dipaksakan juga. Karena setiap anak itu istimewa, dan mempunyai kesukaan yang berbeda-beda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *